Artikel

Perkuat Wirausaha Pangan Sejak Sekolah, Dosen Teknologi Pangan Edukasi Guru SMA N 1 Majenang

Majenang, Cilacap — Upaya menumbuhkan minat kewirausahaan di kalangan pelajar terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Kapasitas Siswa SMA melalui Edukasi dan Inovasi Teknologi Pangan” yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Majenang, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMK Negeri 1 Majenang. Melalui peran guru sebagai pendidik dan pendamping siswa, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan, khususnya di bidang pangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menumbuhkan minat siswa terhadap usaha pangan, sekaligus pemahaman dasar mengenai regulasi dan keamanan pangan. Materi ini dinilai sangat penting mengingat peluang usaha di bidang pangan cukup besar, namun harus dijalankan dengan memperhatikan standar keamanan dan aturan yang berlaku. Materi disampaikan oleh dosen dari Teknologi Pangan Universitas Telkom Purwokerto. Pada kegiatan ini, mengajak para guru untuk melihat potensi inovasi produk pangan yang dapat dikembangkan oleh siswa, serta peran Teknologi Pangan dalam meningkatkan kualitas, daya saing, dan keamanan produk. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat menjadi penggerak dalam membangun wawasan kewirausahaan siswa, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan yang tepat agar mampu menghasilkan produk pangan yang inovatif, aman, dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk komitmen Program Studi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta mendorong terciptanya generasi muda yang kreatif, mandiri, dan siap bersaing di bidang pangan.

Perkuat Wirausaha Pangan Sejak Sekolah, Dosen Teknologi Pangan Edukasi Guru SMA N 1 Majenang Read More »

Apa Arti Logo FSC pada Kemasan Pangan?

Kemasan pangan berbahan dasar kertas atau karton memiliki salah satu indikator penting yaitu logo FSC (Forest Stewardship Council). Logo ini mengisyaratkan sebuah pernyataan komitmen terhadap pengelolaan hutan yang bertanggung jawab. Forest Stewardship Council (FSC) adalah organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1993 untuk mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab di seluruh dunia. FSC menetapkan standar yang ketat untuk pengelolaan hutan dan juga untuk rantai pasok produk berbasis hutan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa produk kayu dan non-kayu berasal dari hutan yang dikelola secara etis dan berkelanjutan, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Makna logo FSC pada kemasan pangan Logo FSC banyak terdapat pada kemasan produk pangan misalnya, kemasan susu kotak, kotak sereal, kemasan biskuit, atau kantong kertas, yang berarti material kertas atau karton kemasan tersebut berasal dari sumber yang diverifikasi dan dikelola secara bertanggung jawab sesuai standar FSC. Ada beberapa jenis label FSC yang mungkin Anda temui, masing-masing dengan makna spesifik: Untuk mendapatkan logo FSC, seluruh rantai pasok (dari hutan hingga pabrik kemasan, hingga produsen pangan) harus melalui proses sertifikasi yang ketat yang dikenal sebagai Chain of Custody (CoC). Proses ini memastikan bahwa material bersertifikat FSC dilacak dan dipisahkan dari material yang tidak bersertifikat di setiap tahap produksi dan distribusi. Audit berkala dilakukan oleh badan sertifikasi pihak ketiga yang independen untuk memastikan kepatuhan terhadap standar FSC. Dengan memilih produk berlabel FSC, konsumen turut serta dalam menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang, memastikan bahwa kelezatan produk pangan yang kita nikmati tidak datang dengan mengorbankan planet kita. Mari menjadi konsumen yang lebih sadar dan mendukung masa depan yang lebih hijau

Apa Arti Logo FSC pada Kemasan Pangan? Read More »

MENGENAL MAKANAN RINGAN ESKTRUDAT

Makanan ringan atau snack dikenal dengan teksturnya yang ringan, renyah, dan bentuknya yang seragam, seperti stik, bola, cincin, atau bentuk unik lainnya. Namun, tahukah Anda mengapa makanan ringan memiliki tekstur dan bentuk khas tersebut? Jawabannya adalah dalam proses pembuatannya dengan ekstrusi. Apa Itu Proses Ekstrusi? Ekstrusi adalah teknik pengolahan makanan modern yang melibatkan pemanasan dan pembentukan bahan pangan di bawah tekanan tinggi menggunakan mesin khusus yang disebut ekstruder. Cara kerja mesin khusus tersebut adalah: Contoh produk ekstrudat tidak hanya terdapat pada makanan ringan (keripik jagung, stik keju, puffs jagung). Contoh lainnya yaitu sereal, makanan berbasis protein, dan pasta. Kebanyakan makanan ringan ekstrudat memiliki kalori tinggi, BTP, dan rendah serat. Sebagian produk ekstrudat juga termasuk dalam kategori makanan ultra-proses sehingga sebagai konsumen, harus lebih bijak dalam mengkonsumsi jenis makanan ini agar tidak berlebihan dan berdampak negatif pada kesehatan tubuh.

MENGENAL MAKANAN RINGAN ESKTRUDAT Read More »

FOOD 3D PRINTING: REVOLUSI PANGAN DI ERA TEKNOLOGI

Food 3D Printing atau pencetakan makanan adalah inovasi teknologi dengan menggunakan printer 3D khusus untuk membuat objek pangan secara berlapis-lapis menggunakan edible ink. Edible ink biasanya terbuat dari pasta, pure, atau adonan yang kemudian dimasukkan ke dalam tabung, lalu diekstruksi melalui nosel kecil dengan presisi tinggi sehingga mampu membentuk objek yang telah diprogram. Penerapan teknologi ini mampu menambah potensi besar dalam melakukan inovasi dalam personalisasi makanan dan keberlanjutan produksi pangan. Prinsip, Teknik, dan Jenis Bahan Yang Digunakan Prinsip dasar Food 3D Printing tidak jauh berbeda dengan 3D printer konvensional, yaitu dengan mengirimkan desain digital ke printer. Kemudian printer akan membentuk objek dari bahan cair menjadi bentuk tiga dimensi yang kompleks. Secara umum, Food 3D Printing menggunakan teknik seperti ekstruksi, inkjet printing, dan selective laser untuk membentuk makanan berbahan dasar protein, karbohidrat, dan lipid. Pada ketiga teknik tersebut, teknik ekstraksi paling sering digunakan karena lebih fleksibel dalam mengolah bahan viskoelastis. Bahan-bahan yang sering digunakan dalam Food 3D Printing meliputi: Aplikasi dan Manfaat Tantangan dan Hambatan

FOOD 3D PRINTING: REVOLUSI PANGAN DI ERA TEKNOLOGI Read More »

NUTRI-GRADE: SISTEM PELABELAN UNTUK PILIHAN PRODUK PANGAN YANG LEBIH SEHAT

Pada rak-rak supermarket yang dipenuhi beragam produk, seringkali kita dihadapkan pada kesulitan membaca dan membandingkan informasi gizi yang rumit pada kemasan. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa negara di Eropa memperkenalkan Nutri–Grade: sebuah sistem pelabelan gizi yang sederhana dan mudah dipahami, dirancang untuk membantu konsumen membuat pilihan makanan yang lebih sehat dengan cepat. Apa Itu Nutri–Grade Nutri–Grade adalah sistem pelabelan gizi bagian depan kemasan (FOPL – Front-of-Pack Labeling) yang menggunakan warna dan huruf untuk menilai kualitas gizi suatu produk makanan atau minuman olahan. Sistem ini didasarkan pada skala lima tingkat: Tujuannya adalah memberikan informasi sekilas yang intuitif. Semakin hijau dan mendekati A, semakin sehat produk tersebut untuk dikonsumsi secara rutin. Penerapan Nutri–Grade membawa beberapa keuntungan signifikan: Nutri–Grade pertama kali dikembangkan di Prancis dan telah diadopsi secara resmi atau direkomendasikan oleh beberapa negara di Eropa, termasuk Belgia, Jerman, Spanyol, Swiss, dan Belanda. Meskipun bukan sistem global, popularitasnya terus meningkat sebagai contoh pelabelan yang efektif dan didukung secara ilmiah.

NUTRI-GRADE: SISTEM PELABELAN UNTUK PILIHAN PRODUK PANGAN YANG LEBIH SEHAT Read More »

APA ITU MINYAK ATSIRI?

Minyak atsiri adalah senyawa volatil (mudah menguap) yang diekstrak dari berbagai bagian tumbuhan, seperti daun, bunga, batang, kulit kayu, akar, dan buah. Istilah “atsiri” mengacu pada sifatnya yang mudah menguap dan menghasilkan aroma yang kuat. Secara kimiawi, minyak atsiri adalah campuran kompleks dari puluhan hingga ratusan senyawa organik, termasuk terpen dan terpenoid. Senyawa-senyawa inilah yang memberikan karakteristik khas pada setiap minyak, seperti mentol pada peppermint atau limonen pada jeruk. Ada beberapa metode utama yang digunakan untuk mengekstrak minyak atsiri: Minyak atsiri dimanfaatkan sangat luas, sebagai aromaterapi, penggunaan pada tubuh, pewangi alami, flavoring agent. Indonesia merupakan salah satu produsen minyak atsiri terbesar, jenis minyak atsiri Indonesia meliputi: Meskipun berasal dari bahan organik yang berasal dari alam, penggunaan minyak atsiri perlu digunakan dengan hati-hati:

APA ITU MINYAK ATSIRI? Read More »

Apa Arti Logo FSC pada Kemasan Pangan?

Sumber: https://images.app.goo.gl/cwDtmYdcHjVFouc59 Kemasan pangan berbahan dasar kertas atau karton memiliki salah satu indikator penting yaitu logo FSC (Forest Stewardship Council). Logo ini mengisyaratkan sebuah pernyataan komitmen terhadap pengelolaan hutan yang bertanggung jawab. Forest Stewardship Council (FSC) adalah organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1993 untuk mempromosikan pengelolaan hutan yang bertanggung jawab di seluruh dunia. FSC menetapkan standar yang ketat untuk pengelolaan hutan dan juga untuk rantai pasok produk berbasis hutan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa produk kayu dan non-kayu berasal dari hutan yang dikelola secara etis dan berkelanjutan, baik dari segi lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Makna logo FSC pada kemasan pangan Logo FSC banyak terdapat pada kemasan produk pangan misalnya, kemasan susu kotak, kotak sereal, kemasan biskuit, atau kantong kertas, yang berarti material kertas atau karton kemasan tersebut berasal dari sumber yang diverifikasi dan dikelola secara bertanggung jawab sesuai standar FSC. Ada beberapa jenis label FSC yang mungkin Anda temui, masing-masing dengan makna spesifik: Untuk mendapatkan logo FSC, seluruh rantai pasok (dari hutan hingga pabrik kemasan, hingga produsen pangan) harus melalui proses sertifikasi yang ketat yang dikenal sebagai Chain of Custody (CoC). Proses ini memastikan bahwa material bersertifikat FSC dilacak dan dipisahkan dari material yang tidak bersertifikat di setiap tahap produksi dan distribusi. Audit berkala dilakukan oleh badan sertifikasi pihak ketiga yang independen untuk memastikan kepatuhan terhadap standar FSC. Dengan memilih produk berlabel FSC, konsumen turut serta dalam menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang, memastikan bahwa kelezatan produk pangan yang kita nikmati tidak datang dengan mengorbankan planet kita. Mari menjadi konsumen yang lebih sadar dan mendukung masa depan yang lebih hijau

Apa Arti Logo FSC pada Kemasan Pangan? Read More »

Dada vs Paha Ayam: Mengapa Tekstur Daging Berbeda?

Sumber: https://images.app.goo.gl/mt9CU6dBeDF1g76p6 Dada ayam seringkali terasa lebih “kering” dan “keras” jika tidak dimasak dengan benar, sementara paha ayam cenderung lebih juicy dan lembut. Hal ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari perbedaan biologis, komposisi nutrisi, dan fungsi otot pada tubuh ayam. Perbedaan utama antara daging dada dan paha ayam terletak pada jenis serabut otot yang dominan di masing-masing bagian: Sehingga dalam proses memasak dada ayam jangan terlalu lama untuk menghindari teksturnya yang keras. Metode seperti pan-searing cepat, grilling, atau broiling cocok untuk dada ayam karena waktu masaknya singkat. Sedangkan paha ayam ideal untuk metode memasak lambat seperti direbus, dibakar perlahan (roasting), atau dimasak dalam slow cooker. Semakin lama dimasak, lemak dan jaringan ikatnya akan meleleh, menghasilkan tekstur yang sangat empuk dan juicy.

Dada vs Paha Ayam: Mengapa Tekstur Daging Berbeda? Read More »

Teri Nasi: Harta Karun Mungil Penuh Gizi dari Lautan

Sumber: https://images.app.goo.gl/JVuYikq62tQHZjmJ6 Di tengah berbagai pilihan makanan super (superfood) yang kian beragam, seringkali kita melupakan kekayaan nutrisi yang terdapat dalam bahan pangan lokal yang sederhana dan terjangkau. Salah satu “harta karun” laut adalah teri nasi. Ikan teri berukuran sangat kecil, berwarna putih bening ini, menyimpan gizi yang luar biasa, sehingga banyak dikonsumsi untuk meningkatkan asupan nutrisi bagi segala usia, dari balita hingga lansia. Teri nasi adalah pembangkit tenaga nutrisi dengan segudang manfaat kesehatan:

Teri Nasi: Harta Karun Mungil Penuh Gizi dari Lautan Read More »

Mengapa Nasi Instan Bisa Awet Hingga Berhari-hari?

https://images.app.goo.gl/VKS1wcFFjXKYSfwW9 Nasi yang baru dimasak sangat rentan terhadap kerusakan. Adanyaa air dan nutrisi dapat menjadi media bagi pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Dalam hitungan jam pada suhu ruang, nasi akan menjadi basi, berbau tidak sedap, dan tidak layak konsumsi. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, bagaimana nasi yang mudah basi bisa bertahan awet dalam kemasan instan? Terdapat beberapa teknik utama yang digunakan untuk memperpanjang umur simpan nasi instan, menjadikannya praktis dan aman dikonsumsi: Tujuan dilakukan pengeringan adalah untuk mengurangi kandungan air menjadi sangat rendah, sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme (bakteri, kapang, khamir) yang membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang biak. Contoh nasi instan di pasaran: Nasi instan siap makan (Ready-to-eat/Retort Pouch): Nasi sudah matang dan dikemas dalam wadah fleksibel yang disegel. Cukup dihangatkan dengan microwave atau direbus sebentar. Jenis ini telah melalui sterilisasi komersial sehingga awet di suhu ruang

Mengapa Nasi Instan Bisa Awet Hingga Berhari-hari? Read More »

Bridging Technology for Humanity
Jl. D.I Panjaitan No. 128 Purwokerto 53147, Jawa Tengah – Indonesia

Telp

WA

Email

Website Official

Website PMB

Negara

Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE)

Fakultas Informatika (FIF)

Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID)

Jl. D.I Panjaitan No. 128 Purwokerto 53147, Jawa Tengah – Indonesia

Telp : 0281-641629

WA  : 0812-2831-9222

Email : [email protected]

Telp

Email

 

: 0281-641629

Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE)

Fakultas Informatika (FIF)

Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID)

Copyright ©2024 All Rights Reserved By Telkom University Purwokerto

Scroll to Top
Secret Link